Sabtu, 09 Oktober 2010

 Mengidentifikasi Jenis dan Tipe Alat Pemadam Api  




Pengetahuan Dasar Mengenai Kebakaran 
Ungkapan yang paling pas "Sedia Payung sebelum Hujan", Mencegah lebih baik daripada mengobati. Kebakaran merupakan bahaya yang bisa terjadi dengan mudah di pemukiman dan kita pun tidak terlepas dari acaman bahaya kebakaran itu. Mungkin di benak kalian pernah terbayangkan beberapa hal seperti:
1. Bagaimana Api Bisa Terjadi ?
Api merupakan hasil yang timbul dari suatu reaksi kimia antara unsur Oksigen (O2), bahan Bakar dan panas. Ketiganya ini dikenal dengan segitiga api. Panas yang menyebabkan terjadinya api adalah panas dengan tingkat suhu tertentu tergantung bahan yang ada, dan Oksigen adalah unsur yang menyempurnakan terjadinya api. Dengan meniadakan salah satu dari ketiga bahan tersebut maka api akan padam. Untuk tindakan preventif maka kita harus mencegah bertemunya ketiga bahan tersebut.

   
2. Apakah gunanya Alat Pemadam Api ( Fire Extinguisher ) ? 
Pada dasarnya semua kerja dari alat pemadam api adalah membantu untuk meniadakan atau menghilangkan salah satu atau lebih dari segitiga api. Oleh karena itu perlu sekali untuk mempunyai pengetahuan mengenai bagaimana memilih alat pemadam api yang tepat. 

Pemilihan bahan alat pemadam api berdasarkan bahan yang akan diproteksi. Jenis kebakaran pada dasarnya ada 4 yaitu : 
TIPE A : api karena bahan bakar padat
TIPE B : api karena bahan bakar cair 
TIPE C : api karena bahan bakar gas (termasuk listrik)
TIPE D : api karena bahan bakar padat (tipe ini khusus biasanya hanya di industri kimia yang menggunakan logam-logam misalnya Magnesium, Sodium, Potassium, dll. 


ALAT PEMADAM API ( FIRE EXTINGUISHER ) 
KELAS – KELAS API DAN MEDIA PEMADAMANNYA 
KELAS API- KELAS “ A “ ( Api pepejal ) solid fire - Api kayu – Api kertas - Api Sampah - Api kain Air & Debu kering 
KELAS “ B “ ( Api Cecair ) Liquid Fire - Api Minyak - Api Cat - Api Varnish Buih, Debu kering dan Varpourising liquid 
KELAS “ C “ ( Api Wap dan Gas ) Gas & Stim Gas - Butana - Propane - Oxy acetalance - Gas ( LPG ) Debu kering, Karbon Dioksida ( Co2 ) & Varpourising liquid 
KELAS “ D “ ( Api Logam ) Matel Fire - Potaosium - Sodium - Magnesium Soda Ash, Pasir, Debu Kering & Matel serta Powder Api Elektrik 

MODEL – MODEL ALAT PEMADAM API 
1. Halon Free – AF11 
AF11 adalah zat pemadam kebakaran berupa gas cair yang memadamkan api dengan menghentikan reaksi pembakaran. AF11 mempunyai daya padam yang sangat tinggi, tidak berwarna, tidak menyebabkan karat, tidak konduktif serta tahan lama, dan tanpa bekas. Sangat cocok untuk digunakan pada alat – alat komputer, peralatan elektronik, laboratorium, dapur atau rumah makan. Penggunaan untuk kelas “ A “, “ B “, “ C “, dan “ E “ 

2. Chemical Dry Powder ( ABC ) 
Jenis Chemical Dry Powder dengan rumus kimia NaHCO3 atau Natrium Bicarbonate yang memadamkan api dengan cara membentuk lapisan pada bahan yang terbakar sehingga memisahkan udara dengan reaksi kimia, dan juga dapat berfungsi sebagai tirai terhadap panas atau nyala api. 

3. Nitrogen ( N2
Nitrogen berfungsi sebagai alat pendorong yang hampir tidak dipengaruhi oleh kelembaban dan perubahan suhu sekitarnya. Jenis ini sangat tepat digunakan sebagai alat pertolongan pertama, terutama pada kebakaran yang disebabkan oleh minyak ( cairan ) serta kebakaran benda padat dan sejenisnya, termasuk kebakaran listrik dan LPG. 

4. Super Busa ( AFFF )
Jenis Super Busa atau Aqueous Film Forming Foam ( AFFF ). Jenis ini adalah busa mekanik yang paling baik dengan campuran air tawar atau air asin untuk kebakaran yang disebabkan oleh benda padat serta barang cair seperti bensin, oli, thiner, dan lain-lain. Sewaktu disemprotkan karena kebakaran, segera mengembang ke permukaan membentuk suatu lapisan film dan bisa untuk mencegah pembakaran kembali ( Reflash atau reignition ). Air yang merupakan unsur terbesar dari larutan ini bertindak sebagai pendingin. Penggunaan untuk kelas “ A “, “ B “ 

5. Carbon Dioxide Fire Extinguisher atau CO2
CO2 mempunyai daya pemadam yang tinggi dan tanpa meninggalkan bekas. Penggunaan gas CO2 yang sangat cepat menguap dan tanpa meninggalkan bekas setelah pemadaman api, sangat efektif untuk dipergunakan di pabrik-pabrik, mesin-mesin presisi, instalasi listrik, substation, dan lain lain. Daya Pendingin dan penghambat supply oksigen. Karbondioksida ( CO2 ) adalah bahan kimia yang menghasilkan efek penghambat supply oksigen pada benda-benda yang terbakar, dimana bila disemprotkan ke kobaran api, CO2 ini akan mengusir oksigen dari udara dan menutup aliran oksigen ke lingkungan/benda-benda yang terbakar. Disamping itu daya pendinginnya dengan cepat dapat memadamkan api. Sangat baik untuk cairan yang mudah terbakar, komputer, peralatan data processing, laboratorium, dsbnya. Isolasi dari gas CO2 memberi keamanan dalam operasi pemadam kebakaran guna pencegahan terkena aliran listrik atau terambar api dari bahan cair yang mudah terbakar. Penggunaan untuk Kelas “B” , “E” 


CARA MENGGUNAKAN ALAT PEMADAM API 
Terdapat berbagai jenis serta size alat pemadam api. Cara penggunaan atau pengendaliannya adalah seperti berikut : 
1. Pilih jenis alat pemadam api yang sesuai 
2. Ikut arah angin semasa menggunakannya 
3. Praktekkan penggunaan PASS KAEDAH / SISTEM P.A.S.S 
    P – Pull Tarik / cabut pin keselamatan 
    A – Tujukan/Arahkan nozel ke rah puncak api 
    S – Squeeze Tekan pemegang “lever” dimana agen pemadam akan  keluar
    S – Sweep Layangkan nozel / hos kekiri dan ke kanan bagi menyegerakan proses pemadaman 



    Berdasarkan apa yang sudah dituliskan di atas maka beberapa hal yang kita dapatkan yaitu pemadam api adalah alat yang digunakan untuk memadamkan api dalam sebuah kebakaran kecil. Pemadaman api tidak dirancang untuk digunakan pada kebakaran yang sudah tidak terkontrol, misalnya ketika api sudah membakar langit-langit. Umumnya pemadam api terdiri dari sebuah tabung tekanan tinggi yang berisi cairan pemadam api. Pemadam api terbagi menjadi beberapa jenis: bahan kimia kering ( natrium hidrogen karbonat /ammonium sulfat ) menghilangkan reaksi kimia antara panas, oksigen, dan bahan bakar. Pemadam busa memisahkan oksigen dari bahan bakar. Pemadam menggunakan air menghilangkan api dan panas dari bahan yang terbakar. Pemadam CO2 menghilangkan oksigen yang dipakai oleh pembakaran.





Pertanyaan-pertanyaan yang sering muncul:
1. Jenis Kebakaran yang diakibatkan oleh terbakarnya benda-benda padat ? 
    Jawab : Kebakaran yang disebabkan benda-benda padat adalah kebakaran kelas A 
2. Sebutkan jenis-jenis kebakaran ? 
    Jawab : Jenis kebakaran ada 4, yaitu Kebakaran kelas A : kebakaran yang disebabkan oleh benda-           benda padat seperti : kayu,kertas dan plastik. Kebakaran kelas B : kebakaran yang disebabkan oleh        bahan yang mudah terbakar berupa cair, seperti : minyak tanah, bensin, dan lain-lain. Kebakaran             kelas C : kebakaran yang disebabkan oleh bahan bakar gas, termasuk listrik seperti : Butana,                 propane, dll. Kebakaran kelas D : kebakaran tipe ini khusus biasanya hanya di industri kimia yang         menggunakan logam-logam seperti : magnesium, sodium, potassium. 
3. Jenis bahan apa saja yang hanya ada di industri kimia ? 
    Jawab : Yang ada di industri kimia yaitu jenis logam-logam seperti magnesium, Sodium, potassium,     dll.  
4. Penyebab kebakaran kelas B ? dan cara penanggulangannya ? 
    Jawab : Penyebab kebakaran kelas b dari bahan bakar cair seperti : alcohol, Spirtus, minyak tanah,        bensin dll. Cara penanggulangannya dengan menggunakan debu kering, Buih dan Varpoursing                liquid.
5. Apa yang di maksud Alat Pemadam Api ? 
    Jawab : Alat pemadam api adalah alat yang di gunakan untuk memadamkan api dalam sebuah                kebakaran kecil. 
6. Sebutkan bahan-bahan yang menyebabkan kebakaran ? 
    Jawab : - Oksigen - Bahan bakar - Panas 
7. Contoh dari bahan bakar kelas A ! 
    Jawab : bahan padat seperti : kayu, kertas, plastik. 
8. Sebutkan contoh dari bahan bakar kelas B ! Jawab : contohnya : minyak tanah, bensin, alcohol dan        spirtus 
9. Sebutkan contoh dari bahan bakar kelas C !
    Jawab : contohnya : butane, propane, oxy Acetalane. 
10. Contoh dari bahan bakar kelas D ! 
      Jawab : dari bahan logam seperti magnesium, potassium, sodium    



Semoga bermanfaat ya. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar